Fiqh dan kehidupan

Bismillah.
Kehidupan memerlukan perancangan dan decision making. Apatah lagi dlm kehidupan seorang daie, tidak hanya membuat sesuatu untuk dirinya sendiri, malah sebahagian besarnya merupakan titik-titik yang akan mencorakkan satu garis panjang; sebuah jalan perjuangan generasi penegak kebenaran.
Bergelar seorang daie, tidakkan hanya memberi maksud dirinya berfungsi hanya sebagai seorang penyeru. Tapi hatinya jg harus basah dengan kalimat-kalimat al-Haq, satu proses penyucian akidah dan fikrah yang akan membawanya menuju penghujung yang dia yakini.
Hakikatnya, segala fiqh yang didalami dan difahami oleh seorang daie itu sebetulnya mesti digunakan dalam tiap apa keputusan dan perancangan yang bakal dilaluinya pada hari seterusnya seorang daie itu bergelar seorang daie.
Pendek kata, sampai bila fiqh hanya tinggal fiqh, dan kehidupan hanya disyura berdasarkan pengalaman secetek air parit dan pembacaan yang seciput?
Daie perlu berhikmah,
ainulM
Advertisements

~ by ainulmardhiah on October 10, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: